Atmosfir

November 13, 2015

Maha adil dan bijaksana Allah dengan segala hukum serta ketetapanNya

Filed under: Agama — arsyad1952 @ 11:02 pm

Maha adil dan bijaksana Allah dengan segala hukum serta ketetapanNya

 

Al Qur’an Surat Al Qoshosh ayat 84 :

Bismillaahirrohmaanirrohiim,

“Man jaaa ‘abil hasanati falahuu khoyrunminha; wamanjaaa ‘abissayyi ’ati falaa yuj zalladziina ‘amilus sayyiaati illa maakaanuu ya’ maluun”.

(“Barangsiapa yang datang dengan (membawa) kebaikan, maka baginya (pahala) yang lebih baik daripada kebaikannya itu; dan barangsiapa yang datang dengan (membawa) kejahatan, maka tidaklah diberi pembalasan kepada orang-orang yang telah mengerjakan kejahatan itu, melainkan (seimbang) dengan apa yang dahulu mereka kerjakan”).

 

Telaah / kajian :

 

Ayat ini menetapkan, setiap orang atau siapa saja yang datang dengan membawa kebaikan (misalnya: mendatangi anak yatim untuk diberikan santunan atau shodaqoh; atau mengunjungi orang sakit sambil membawa makanan yang disukainya), maka nilai pahala yang diberikan Allah atas kedatangannya itu adalah lebih besar daripada nilai pahala atas perbuatan baiknya itu sendiri.

Jadi di sini ada dua pahala yang diberikan Allah, yaitu :

  • Pahala atas kedatangannya,
  • Pahala atas kabar atau perbuatan baik yang dibawanya.

Nilai pahala (a) lebih besar nilainya daripada nilai pahala (b). Jadi, dengan niat baiknya saja yang kemudian ditindaklanjuti dengan usaha untuk mewujudkan perbuatan baiknya, ia sudah mendapatkan pahala yang lebih besar dari nilai pahala perbuatan baiknya. Dengan demikian ia mendapatkan pahala lebih dari dua kali lipat atas niat yang diaplikasikannya dan perbuatan baik yang ditunaikannya.

 

Tapi jika ia datang dengan membawa kejahatan, maka Allah tidak memberikan pembalasan siksa atau dosa atas kedatangannya kepada orang tersebut, hingga ia melakukan perbuatan jahatnya barulah Allah memberikan pembalasan siksa atau dosa sesuai dengan kadar kejahatannya itu sendiri.

Tapi bila perbuatan jahatnya itu tidak jadi dilakukan, atau perbuatan jahatnya itu diurungkan, sehingga perbuatan jahatnya hanya sebatas niat pada waktu ia mau berangkat, maka tak ada pembalasan siksa atau dosa dari Allah atas orang tersebut, baik atas unsur niat dan kedatangannya maupun terhadap unsur perbuatan jahatnya yang tidak terjadi itu.

 

Maha adil dan bijaksana Allah dengan segala hukum serta ketetapanNya. (sa)

 

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: