Atmosfir

Maret 30, 2014

Saya Bicara dengan Semut

Filed under: Budaya — arsyad1952 @ 12:56 am

Saya bicara dengan semut /sanusi arsyad

 

Semut, engkau mahluk kecil

Tapi aku merasa lebih kecil dari kamu

Aku bagai setitik debu

Yang berjalan dan merayap di permukaan luasnya alam raya

Dan aku tidak berdaya

Lebih tidak berdaya daripada kamu, semut

 

Semut, engkau lebih arif dan bijak dari aku

Karena engkau selalu riang gembira, lapang hati

meniti hari-hari kehidupanmu

Tidak seperti aku

Yang acapkali berkeluh-kesah

dan menyesali perjalanan hari-hari kehidupanku

 

Semut, engkau berkerja tanpa lelah

Siang dan malam bekerja tak pernah mengeluh

Mencari nafkah yang telah disediakan Yang Maha Pencipta

Dengan sesamamu, engkau gotong royang

Ringan sama dijinjing, berat sama dipikul

Engkau kumpulkan rezki halal

Untuk hari ini dan hari-hari esok,

untuk semua, bagi sesamamu

Engkau syukuri atas limpahan rezki

 

Lain dengan kalangan manusia

Di dalam bekerja, acapkali mengeluh karena lelah

Kecuali perbuatan mencuri, korupsi

Tak mengenal kata lelah

Menumpuk harta dan kekayaan, bukan untuk kemanfaatan semua

Tapi untuk memuaskan nafsu setani

Tiba saat mati

Harta kekayaan dan perbuatan itu menimbulkan kerusakan

Terjadi bencana, huru hara di atas permukaan bumi

 

–       cirebon, 11 maret 2014

 

 

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: